Jokowi Dianggap Polos Apa Adanya

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktur Eksekutif Lembaga Demokrasi Bertanggungjawab (LDB) Prof Tjipta Lesmana membeberkan sejumlah alasan mengapa pihaknya menyebut Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo alias Jokowi sebagai calon Presiden atau Capres dengan komunikasi paling bagus.

"Jokowi unik ibarat makhluk dari Mars dengan sistem komunikasi langsung dengan rakyat serta tidak ada jarak," kata Tjipta dalam paparan hasil riset di gedung DPR RI Jakarta, Rabu (6/11/2013).

Pakar Komunikasi Politik ini membandingkan Jokowi dengan komunikasi politik Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"Ibarat langit dan bumi blusukan Jokowi dan SBY," kata Tjipta.

Demikian pula gaya blusukan Jokowi yang beda dengan SBY.

"Beda dengan Pak SBY blusukan menemui rakyat pakai pengawal. Dari sisi komunikasi politik itu bagus. Jokowi menang Pilgub DKI Jakarta karena komunikasi politik. Foke didukung macam-macam tetapi tetap kalah," kata Tjipta.

Di tempat yang sama, Ketua DPP PDI-Perjuangan TB Hasanuddin menilai Jokowi sosok yang tampil depan publik apa adanya.

"Bicara Jokowi apa adanya. kalau mau jujur bicaranya tidak dipahami elit oleh masyarakat bawah nyambung. Kekuatan dia ada itu mungkin disana," kata TB Hasanuddin.

Pakar Komunikasi Politik dari UIN, Gun Gun Heryanto, menjelaskan proses kinerja positif Jokowi yang sejauh ini bisa dilihat adalah merubah wajah birokrasi misalnya dari zaman Orba sampai sekarang.

"Apa yang ditangkap publik soal birokratris yang tehnokratis. Sekarang di Jakarta dia merubah wajah birokratis dan orang akan melihat benang merah dari apa yang telah dikerjakan," kata Gun Gun.

Menurut dia, secara spontanitas akan muncul pengakuan populis dari publik dan Jokowi akan dipersepsikan bukan saja bekerja untuk dirinya tapi untuk rakyatnya.

Dalam Pilpres 2014, Gun Gun mengatakan pemilih akan mencari sosok yang berbeda dengan SBY.

Dalam survei PDB diriset Calon Presiden atau Capres dengan komunikasi paling bagus.

Adapun urut-urutannya adalah; Jokowi (skor 85), Jusuf Kalla (JK) skor 81, Prabowo Subianto ( skor 78), Anies Baswedan (skor 75), Surya Paloh (skor 73), Gita Wirjawan (skor 70), Aburizal Bakrie (skor 68), Wiranto (skor 67), Dahlan Iskan (skor 65), Megawati Soekarno Putri (63), Pramono Edhie (skor 63).

Adapun masing-masing parameter yang diberikan adalah pada bobot, konteks kejelasan, pesan, bahasa non verbal, penampilan, kualitas suara, dan rasa humor.

"Dengan sumber komunikasi yang diteliti Youtube, pidato, jumpa pers, wawancara dengan televisi, percakapan dengan masyarakat.

Penelitian mendengarkan secara cermat setiap pernyataan pidato atau talk show calon dan menganalisis tiap parameter dan memberikan skor. Penelitian dilaksanakan 1 September 25 Oktober 2013.

Baca Juga:

Jokowi Dianggap Polos Apa Adanya

Paskhas Santuni Keluarga Korban Penembakan Kopral Rio

Myanmar Berencana Lepaskan Puluhan Tahanan Politik


http://id.berita.yahoo.com/jokowi-dianggap-polos-apa-adanya-101528003.html
jika diwebsite ini anda menemukan artikel dengan informasi dan konten yang salah, tidak akurat, bersifat menyesatkan, bersifat memfitnah, bersifat asusila, mengandung pornografi, bersifat diskriminasi atau rasis mohon untuk berkenan menghubungi kami di sini agar segera kami hapus.
◄ Newer Post Older Post ►
 

© KAWUNGANTEN.COM Powered by Blogger