Kasus Korupsi Restitusi Pajak Rp 21 Miliar Siap ke Kejaksaan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Berkas penyidikan kasus korupsi restitusi pajak yang mengakibatkan kerugian negara Rp 21 miliar hampir tuntas.

Dalam waktu dekat penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus akan melimpahkannya ke kejaksaan.

"Hasil penyidikan karena ini prosesnya sudah cukup lama, alat buktinya sudah lengkap karena saksi sudah kita periksa, prosesnya sudah lama, alat buktinya sudah cukup kita sudah periksa tersangka, kita sudah koordinasi dengan jaksa dalam waktu dekat ini berkas akan kita kirim ke kejaksaan," ungkap Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri Brigjen Pol Arief Sulistyanto di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (25/10/2013).

Selain dokumen, kepolisian pun melakukan penyitaan asset milik tersangka Denok yang merupakan pecatan Dirjen Pajak.

"Penyidik hari ini telah menyita asset dari tersangka Denok berupa satu unit vila di Kota Bunga blok EE 4 No 02 Cipanas Cianjur dan satu unit rumah di Jalan Mustika Jaya IV No 34 Kelurahan Rawa Mangun Pulo Gadung," kata Arief.

Bukan hanya asset dari Denok, polisi pun menyita sebuah kendaraan.

"Kita juga sita satu unit mobil Toyota Yaris B 1650 TFN yang dibeli dari uang hasil suap yang dia terima dari Berty dan Totok," katanya.

Sebelumnya diberitakan, Direktorat Tindak Pidana Eksus Polri mengamankan tiga orang terkait kasus korupsi dan pencucian uang di Direktorat Jenderal Pajak. Dua orang di antara adalah mantan pegawai pajak, yakni Denok Tavi Periana dan Totok Hendrianto. Mereka, diduga sebagai penerima suap Rp 1,6 miliar dari Komisaris PT Surabaya Agung Industri and Paper atas nama Berty.

Akibat persekongkolan tersebut, negara dirugikan Rp 21 miliar yang merupakan jumlah restitusi yang dicairkan kepada PT Surabaya Agung Industri and Paper sejak tahun 2004 sampai 2007.

Denok Tavi Periana, Totok Hendrianto, dan Berty diamankan Senin (21/10/2013) dan kini meringkuk di Tahanan Bareskrim Polri. Ketiganya disangkakan dengan pasal 5, 11, 12 Undang-undang Tindak Pidana Korupsi dan pasal 3 dan 6 undang-undang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Baca Juga:

Polisi Sita Villa dan Rumah Milik Mantan Pegawai Pajak

Dua Wakil Ketua DPRD Seluma Ditahan KPK

Polisi Telisik Pelaku Lain dalam Kasus Restitusi Pajak Rp 21 Miliar


http://id.berita.yahoo.com/kasus-korupsi-restitusi-pajak-rp-21-miliar-siap-105128770.html
jika diwebsite ini anda menemukan artikel dengan informasi dan konten yang salah, tidak akurat, bersifat menyesatkan, bersifat memfitnah, bersifat asusila, mengandung pornografi, bersifat diskriminasi atau rasis mohon untuk berkenan menghubungi kami di sini agar segera kami hapus.
◄ Newer Post Older Post ►
 

© KAWUNGANTEN.COM Powered by Blogger