Cinta Sehidup Semati, Pasangan Ini Menikah di Bui  

TEMPO.CO, Banyuwangi - Dua pemuda, Slamet Budianto, 23 tahun, dan Nanda Khoirun Nadiro, 18 tahun, harus melalui jalan panjang untuk menyatukan cinta mereka. Setelah sempat kawin lari karena tak disetujui orang tua, keduanya hari ini melangsungkan pernikahan di Lembaga Pemasyarakatan Banyuwangi, Jawa Timur.

Acara akad nikah keduanya berlangsung sederhana di balai lapas sekitar pukul 08.00 WIB, dipimpin petugas Kantor Urusan Agama Kecamatan Kalipuro. Hanya keluarga mempelai laki-laki yang hadir bersama rombongan hadrah untuk meramaikan pernikahan itu. Keduanya menikah dengan mas kawin uang tunai Rp 50 ribu.

Suasana haru langsung menyelimuti kedua mempelai begitu petugas KUA menyatakan akad mereka sah. Sambil menggendong bayi, sang pengantin bertangis-tangisan. "Saya berharap cepat bebas supaya bisa memberi nafkah anak-istri saya," kata Slamet kepada wartawan, Selasa, 29 Oktober 2013.

Slamet dipenjarakan oleh orang tua mempelai perempuan karena setahun lalu membawa lari Nanda yang masih berusia 17 tahun. Kuasa hukum terdakwa, Tomy Yudianto, bercerita, keduanya berpacaran saat Nanda masih duduk di bangku SMA kelas 2. Namun hubungan itu tidak direstui orang tua Nanda. "Nanda mau dijodohkan, tapi menolak," kata dia.

Demi cinta "sehidup semati" dengan Slamet, Nanda rela meninggalkan bangku sekolah dan menyusul kekasihnya yang bekerja di sebuah bengkel di Bali. Nanda mengajak Slamet kawin lari ke Kalimantan. Di sana mereka sempat menikah siri hingga akhirnya Nanda hamil. Saat kehamilan tujuh bulan, Nanda dan Slamet pulang ke Banyuwangi, berniat untuk menggelar selamatan tujuh bulanan. Tetapi, baru tiba di Banyuwangi, Slamet dicokok polisi.

Ditolak oleh keluarganya sendiri, Nanda lalu tinggal bersama keluarga Slamet. Seluruh biaya hidupnya ditanggung oleh keluarga kekasihnya itu. Slamet kini telah menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Banyuwangi. Dia dituntut 4 tahun penjara karena terbukti membawa lari anak di bawah umur sesuai Pasal 332 KUHP.

Selama Slamet di tahanan itu, bayi yang dikandung Nanda lahir. Bayi perempuan itu kini telah berusia 4 bulan. Nanda lalu meminta restu orang tuanya untuk menikah resmi dengan Slamet. Ayahnya ternyata mengabulkan, namun memberikan wali nikahnya ke KUA Kalipuro. Tak seorang pun keluarga Nanda hadir menyaksikan pernikahan tersebut.

IKA NINGTYAS

Topik Terhangat:

Prabowo Subianto | FPI Geruduk Lurah Susan | Misteri Bunda Putri | Dinasti Banten | Suap Akil Mochtar

Berita Terpopuler:

Taktik Pius Mendekati Prabowo Subianto

Aksi Mengusik Lurah Susan, FPI Beri Contoh Buruk

Mendagri Tak Tahu FPI Mulai Mengusik Lurah Susan

Rekam Jejak Prabowo 24 Tahun Jadi Tentara

Ada Landasan Helikopter di Rumah Mewah Prabowo

Ini Cerita Prabowo Kenapa Trauma pada Pers


http://id.berita.yahoo.com/cinta-sehidup-semati-pasangan-ini-menikah-di-bui-053306138.html
jika diwebsite ini anda menemukan artikel dengan informasi dan konten yang salah, tidak akurat, bersifat menyesatkan, bersifat memfitnah, bersifat asusila, mengandung pornografi, bersifat diskriminasi atau rasis mohon untuk berkenan menghubungi kami di sini agar segera kami hapus.
◄ Newer Post Older Post ►
 

© KAWUNGANTEN.COM Powered by Blogger